Kamis, 25 Juni 2020

Karakteristik Burung Branjangan



Satu lagi burung asli indonesia yang banyak peminat serta banyak di buru oleh para penghobi ialah burung branjangan. Pada habitatnya burung branjangan menyukai tempat-tempat yang kering atau gersang,kawasan berbatu dan berpasir serta kerap di temukan di pegunungan.makanan utama dari burung ini ialah biji-bijian dan kerap menyantap hewan atau serangga kecil. Kicauannya yang nyaring serta banyak fariasi sambil terbang di tempat dan menjulang tinggi menjadi daya tarik tersendiri akan burung ini.

Akibat perburuan yang besar-besaran karna permintaan pasar yang kian meningkat,maka saat ini burung branjangan yang kita temui di pasaran banyak yang berasal dari nusa tenggara dan sumatra. Padahal seperti banyak di yakini oleh semua para penghobi,burung branjangan yang banyak di cari dan memiliki kualitas terbaik adalah branjangan yang berasal dari pulau jawa. Burung branjangan jawa memiliki ciri-ciri antara lain mental yang lebih baik,body yang besar,corak warna lebih menarik,volume suara yang keras serta variasi suara yang beragam. Di Pulau Jawa, branjangan dibagi dalam beberapa daerah penyebaran, seperti Jawa tengah,jawa timur dan jawa barat.

Sangkar buat merawat burung branjangan alangkah baiknya berbentuk bulat dengan ukuran 35×90cm agar bisa terbang leluasa sembari berkicau dengan gaya unik seperti saat berada di alam bebas. Di dalam sangkar kasih tenggeran yang terbuat dari batu apung atau batu lainnya,pada alas sangkar taburi dengan pasir kasar serta batu bata yang di tumbuk agak kasar.

Karakteristik burung branjangan yang tidak ada pada burung lain yaitu kemampuannya berkicau sambil hovering atau terbang di tempat.

Pada alam bebas, burung ini senang terbang dengan memanjat terus membumbung ke atas sambil berkicau hingga tidak terlihat, dan tiba-tiba burung meluncur dan sudah sampai di tanah.

Branjangan merupakan jenis burung kecil yang ukurannya antara 10 sampai dengan 14 cm dari ujung paruh sampai dengan ujung ekor. Dengan begitu, ukurannya yang kecil itu memudahkan burung ini untuk bergerak.

Burung jenis ini dikatakan sebagai burung yang terkenal sangat lincah, karena suka bergerak dan melompat. Selain itu juga bisa terbang secara vertikal, berbeda dengan jenis burung yang lainnya.

Habitat Burung Branjangan


Branjangan punya kerabat jumlahnya banyak. Merupakan Alaudidae dengan 75 jenis dalam kerabatnya. Burung ini merupakan burung tanah, atau disebut bushlark yang maknanya burung semak kecil yang bersifat periang.

Makanan pokokinya adalah biji-bijian, padi, serangga, dan juga pucuk tanaman yang muda. Dalam masa berkembang biak burung ini yaitu saat bulan Maret sampai September.

Untuk masa puncak dari mulai Maret hingga Agustus, branjangan melakukan perkawinan dengan cepat dan bertelur hampir tiap bulan.

Burung jenis ini di habitat aslinya sangat menyukai tempat kering di area tanah gersang atau tanah yang kondisinya setengah kering. Suka dengan wilayah rumput, stepa, area berbatu karang dan juga gunung pasir.

Pada umumnya di Jawa bila musim tebang tebu dan musim petik kedelai, branjangan kerap muncul dan menyusun sarang di tempat-tempat kering serta bebatuan. Kicauannya terdengar nyaring dan kadang dengan gayanya yang unik menjadi hiburan tersendiri untuk para petani tebu.

Burung yang suka bertengger di atas batu ini, asal mulanya dari benua Asia dan juga Afrika.

Di Indonesia branjangan banyak berkembang di daerah Jawa, Irian Jaya, Nusa Tenggara, Kalimantan Selatan, dan juga Bali. Salah satu jenis branjangan yang sering dikenal di kalangan pecinta burung di Indonesia yaitu Mirafra Javanica.

Karakteristik Burung Branjangan

Sekarang ini Branjangan yang asalnya dari tanah Jawa yang punya banyak keunggulan sudah sulit ditemukan di pasaran. Tapi sekarang ini branjangan yang terdapat di pasar banyak berasal dari daerah Nusa Tenggara atau dari Sumatra.

Para pecinta burung di Indonesia, branjangan yang populer yaitu yang asalnya dari Pulau Jawa, terutama dari Jawa Tengah dan di daerah Jogja terutama di daerah Wates.

Burung yang asalnya dari kawasan ini punya ciri-ciri yang disukai penggemar branjangan. Yaitu mempunyai mental yang baik, body besar dan juga volume suara yang keras dan juga variasi.

Kemudian juga punya suara yang beragam, warna yang menarik dengan corak batik, kemerahan ataupun kekuningan.

Di Pulau Jawa, branjangan terbagi pada beberapa daerah penyebaran, antara lain di Jawa Tengah, Jawa Timur serta Jawa Barat.

Di wilayah Jawa Barat maka yang jadi maskot untuk penggila Branjangan yaitu yang asalnya dari daerah Sapan. Karena jenis burung ini populer dengan kicauannya yang terdengar sangat nyaring melengking dan juga kristal. Karakteristik burung branjangan ini juga punya jambul.

Branjangan yang asalnya Sapan bila dilihat dari fisiknya tidak terlalu besar hanya seukuran 12 sampai 13 cm. Berbeda bila dibandingkan dengan branjangan dari daerah Jawa Tengah yang bisa mencapai ukuran tubuh 12 sampai dengan 14 cm hampir seukuran dengan burung gelatik.

Motif batik burung yang asalnya dari daerah ini motifnya terlihat lebih gelap dengan corak batik yang warnanya hitam sedikit sama dengan branjangan yang asalnya dari daerah NTB serta Sumbawa.

Sedangkan untuk burung ini yang asalnya dari Wates membawa daya tarik tinggi sebab ciri fisik yang lebih besar serta punya warna dan motif batik yang terlihat menarik.

Nah, karakteristik burung branjangan yang asalanya dari Nusa Tenggara untuk corak warna bulunya yang lebih terlihat gelap. Ukuran tubuhnya lebih kecil dari jenis burung branjangan dari daerah lain, ukuran 10 sampai 12 cm.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar